Kamis, 17 Januari 2013

Pengenalan Basis Data

Pentingnya memahami konsep basis data alasan mengapa kita perlu mempelajari teori dan konsep :
  1. Memberi kerangka kerja untuk memikirkan dan menyederhanakan persoalan.
  2. Memberi dasar ilmu yang kuat sehingga relatif mudah untuk mendalami objek yang bersangkutan pada masa - masa selanjutnya.
Tujuannya membantu dalam membentuk persoalan menuju pemecahan dan dalam memilih satu diantara banyak pilihan.
Basis data informasi akurat dan tepat waktu.
Basis data terdiri dari 2 kata, yaitu :
Basis diartikan sebagai markas atau gudang - gudang tempat bersarang atau berkumpul.
Data sekumpulan fakta - fakta nyata yang mewakili suatu objek.

Basis data dapat didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang, seperti :
  1. Hubungan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelat dimanfaatkan kembali dengan cepat.
  2. Kumpulan data yang saling berhubungan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi / double) yang tidak perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
  3. Kumpulan file --- tabel --- Arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elelktronis seperti disket, CD, flashdisk, dll.
 Raymon MC Load (1995) mendefinisikan Basis Data adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasu diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan kembali.

Dari pengertian - pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa basis data mempunyai beberapa kriteria yang penting , yaitu :
  1. Bersifat oriented dan bukan program oriented.
  2. Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah basis datanya.
  3. Dapat berkembang dengan mudah baik volume maupun strukturnya.
  4. Dapat digunakan dengan cara berbeda.
  5. Kerangkapan data berupa redudansi maksimal.
Perbedaan file manajemen Tradisional dan file manajemen data base
File manajemen Tradisional : program oriented, kaku, kerangkapan data
File manajemen Data base : Data oriented. luwes, Terkontrolnya kerangkapan data.

Kelemahan
==> File manajemen Tradisional
  1. Timbulnya data rangkap dan tidak konsisten.
  2. Data yang tidak dapat digunakan bersama - sama.
  3. Kesukaran dalam pengaksesan dara.
  4. Tidak fleksibel.
  5. Data tidak standar. 
 ==> File manajemen Basis Data
  1. Storage (penyimpanan) yang digunakan besar.
  2. Dibutuhkan tenaga Spesialis.
  3. Softwarenya mahal.
  4. Kerusakan pada sistem database dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar